Checker Kelengkapan Invoice
Validasi kelengkapan invoice dan PPN sebelum diproses.
Data Invoice
Isi data lalu jalankan pengecekan.
Asumsi & catatan
Hanya memvalidasi kelengkapan — bukan pengganti validasi DJP/e-Faktur.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja yang divalidasi oleh checker invoice ini?
Tool ini memeriksa field yang paling sering membuat invoice ditolak atau tertunda: nomor invoice, tanggal invoice dan jatuh tempo (beserta konsistensinya), nama vendor, format NPWP vendor (15 digit), jumlah DPP, dan apakah jumlah PPN sesuai 11% dari DPP. Setiap item ditandai valid, peringatan, atau tidak ada.
Apa syarat e-Faktur agar faktur pajak dianggap sah?
Faktur Pajak yang dapat dikreditkan memerlukan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) 16 digit yang valid, NPWP penjual dan pembeli, uraian barang atau jasa yang jelas, DPP, dan PPN 11%. Tool ini memeriksa kelengkapan data tersebut, namun keabsahan final tetap berasal dari sistem e-Faktur DJP.
Mengapa kelengkapan invoice penting sebelum memproses pembayaran?
Invoice yang tidak lengkap atau tidak konsisten menghambat siklus AP — dikembalikan ke vendor, menunda pembayaran, dan bisa membuat PPN tidak dapat dikreditkan, yang langsung merugikan secara biaya. Mendeteksi NPWP yang hilang, PPN yang tidak cocok, atau tanggal jatuh tempo yang salah sejak awal menjaga arus kas dan kredit pajak tetap aman.
Apakah BizOps mencegah kesalahan invoice secara otomatis?
Ya. BizOps Finance sudah e-Faktur ready dan memvalidasi invoice supplier saat input — memastikan format NPWP, menghitung dan merekonsiliasi PPN terhadap DPP secara otomatis, memblokir nomor ganda atau tidak berurutan, serta mencocokkan invoice dengan PO dan penerimaan barang sehingga kesalahan tertangkap sebelum masuk ke pembayaran.